Pages

Minggu, 08 Juli 2012

SOAL KEWIRAUSAHAAN

1. Sebutkan faktor faktor yang dapat menumbuhkan ide peluang usaha?
2. didalam sumber sumber potensial ada langkah langkah dalam penjaringan ide, jelaskan?
3. Ada 3 kategori sumber peluang usaha, sebut dan jelaskan?
4.  Jelaskan pengertian manajemen kewirausahaan?
5.  Sebutkan dan jelaskan fungsi fungsi manajemen didalam organisasi?
6.  Jelaskan prinsip prinsip manajemen (14 prinsip utama)?
7. Jelaskan pengertian manajemen resiko?
8.  Sebutkan komponen komponen dari manajemen resiko (8 komponen?
9. Sebutkan 3 tahapan kerja didalam manajemen resiko?
10.  Apa yang dimaksud dengan kecerdasan finansiil?
11.  Jelaskan bagaimana cara untuk mengakumulasi kecerdasan finansiil?
Jawaban::
1. Faktor faktor
a)      Cita – cita
b)      Tekanan
c)      Kecenderungan pasar
d)     Inovasi baru
e)      Komplemen dari produk yang ada
f)       Peristiwa yang digemari atau munculnya tokoh
g)      Wawasan
h)      Bahan bacaan
i)        Ide yang muncul tiba-tiba
2. Sumber potensial dalam penjaringan ide
a)      Menciptakan produk baru dan berbeda
Ketika ide dimunculkan secara riil atau nyata
b)      Mengamati pintu peluang
Wirausaha harus mengamati potensi-potensi yang dimiliki pesaing
c)   Analisis produk dan proses produksi secara mendalam. Analisis ini sangat penting untuk menjamin apakah jumlah dan kualitas produk yang dihasilkan memadai atau tidak. Berapa biaya yang dikeluarkan untuk membuat produk tersebut? Apakah biaya yang dikeluarkan lebih efisien daripada biaya yang dikeluarkan oleh pesaing?.
3. Kategori sumber peluang usaha
a)      Perubahan Teknologi
Perubahan teknologi merupakan sumber penting dalam kewirausahaan karena memungkinkan untuk mengalokasikan sumber daya dengan cara yang berbeda dan lebih potensial (Casson, 1995). Faksimili, surat, dan telepon sering digunakan sebelum ditemukannya e-mail. Email ternyata lebih produktif untuk mengirim informasi dibandingkan tipe yang lain. Penemuan internet ini memungkinkan orang membuat kombinasi sumber daya baru yang disebabkan perubahan teknologi.
b)      Perubahan politik dan kebijakan
Perubahan politik dan kebijakan terkadang menjadi sumber peluang kewirausahaan  karena perubahan tersebut memungkinkan rekombinasi sumber daya agar lebih produktif. 
c)      Perubahan demografi
4. Manajemen kewirausahaan adalah suatu proses kegiatan yang memanfaatkan sumberdaya serta fasilitas yang ada dalam upaya mencapai tujuan dalam kemampuan yang selalu kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar kiat untuk mencapai peluang usaha dalam rangka untuk mencapai tujuan.
5.   fungsi manajemen didalam organisasi
a)      Planning
Menentukan tujuan organisasi dan memilih serangkaian aksi dari beberapa alternatif yang ada untuk mencapai tujuan tersebut. Menentukan apa yang harus dilakukan, bagaimana, kapan dan siapa yang melakukan.
b)      Organizing
Menentukan bagaimana aktivitas dan sumber daya dikelompokkan. Menentukan komposisi tim kerja dan aktivitas koordinasi.
c)      Leading
Serangkaian proses yang digunakan untuk membuat semua personel organisasi bekerja sama untuk meningkatkan keuntungan. Memotivasi dan berkomunikasi dengan SDM organisasi untuk memastikan bahwa tujuan organisasi tercapai.
d)     Controlling
Memonitor kemajuan organisasi dalam mencapai tujuan. Proses membandingkan hasil dan harapan, dan melakukan perubahan-perubahan yang tepat.
e)      Staffing
Rekruitasi, seleksi, pemberian tugas, pelatihan, pengembangan, evaluasi dan pemberian kompensasi kepada staff.

6.  Prinsip manajemen
1.      Pembagian kerja yang berimbang
Dalam membagi-bagikan tugas dan jenisnya kepada semua kerabat kerja, seorang manajer hendaknya tidak bersifat pilih kasih atau pilih bulu, melainkan harus bersikap sama baik dan memberikan beban kerja yang berimbang.
2.      Pemberian kewenangan dan rasa tanggung jawab yang tegas dan jelas
Setiap kerabat kerja atau karyawan hendaknya diberi wewenang sepenuhnya untuk melaksanakan tugasnya itu dengan baik dan mempertanggung jawabkannya kepada atasan langsung.
3.      Disiplin
Disiplin ialah kesedian untuk melakukan usaha atau kegiatan nyata (bekerja sesuai dengan jenis pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya) berdasarkan rencana, peraturan dan waktu (waktu kerja) yang telah ditetapkan.
4.      Kesatuan perintah
Setiap karyawan atau kerabat kerja hendaknya hanya menerima satu jenis perintah dari seorang atasan langsung (mandor/kepala seksi/kepala bagian), bukan dari beberapa orang yang sama-sama merasa menjadi atasan para karyawan/kerabat kerja tersebut.
5.      Kesatuan arah
Kegiatan hendaknya mempunyai tujuan yang sama dan dipimpin oleh seorang atasan langsung serta didasarkan pada rencana kerja yang sama (satu tujuan, satu rencana, dan satu pimpinan).
6.      Mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi
Ketika seseorang sedang bekerja sebagai kerabat kerja, maka semua kepentingan pribadi harus dikesampingkan/diabaikan atau disimpan dalam hati.
7.      Penggajian
Pemberian gaji dan cara pembayarannya hendaknya diusahakan sedapat mungkin bisa memuaskan.
8.      Pemusatan wewenang (sentralisasi)
Wewenang atau kewenangan untuk menentukan kebijaksanaan umum hendaknya dipegang oleh administrator (sentralisasi/dari pusat).
9.      Jenjang jabatan (hirarki)
Para karyawan harus tunduk dan taat kepada mandor, para mandor harus tunduk dan taat kepada kepala seksi (manajemen tingkat rendah), para kepala seksi harus tunduk dan taat kepada kepala bagian (manajemen tingkat menengah) dan para kepala bagian harus tunduk dan taat kepada administrator (manajemen tingkat atas).
10.  Tata tertib
Di dalam tata tertib terdapat perintah dan larangan, perizinan dan berbagai peraturan lainnya yang menjamin kelancaran pekerjaan segenap kerabat kerja tanpa kecuali.
11.  Keadilan
Segenap karyawan harus dianggap sama pentingnya dan sama baiknya serta kalau terjadi perselisihan antar mereka tidak boleh ada yang dibela, melainkan harus dilerai melalui musyawarah dan mufakat berdasarkan rasa kekeluargaan.
12.  Pemantapan jabatan
Setiap pejabat atau karyawan hendaknya tidak sering diubah-ubah tugas dan jabatannya.
13.  Prakarsa
Prakarsa atau inisiatif yang timbul di kalangan kerabat kerja hendaknya mendapat penghargaan/sambutan yang layak.
14.  Solidaritas atau rasa setia kawan
Rasa setia kawan biasanya muncul berkat kerja sama dan hubungan baik antar kawan. Hal ini hendaknya dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan yang positif, konstruktif dan rasional.
7.  Manajemen resiko
-      Proses pengelolaan risiko yang mencakup identifikasi, evaluasi dan pengendalian risiko yang dapat mengancam kelangsungan usaha atau aktivitas perusahaan
-          Suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan /pengelolaan sumberdaya
8.  Komponen manajemen resiko
(1)   Internal environment (Lingkungan internal)
Komponen ini berkaitan dengan lingkungan dimana instansi Pemerintah berada dan beroperasi. Cakupannya adalah risk-management philosophy (kultur manajemen tentang risiko), integrity (integritas), risk-perspective (perspektif terhadap risiko), risk-appetite (selera atau penerimaan terhadap risiko), ethical values (nilai moral), struktur organisasi, dan pendelegasian wewenang.
(2)   Objective setting (Penentuan tujuan)
Manajemen harus menetapkan objectives (tujuan-tujuan) dari organisasi agar dapat mengidentifikasi, mengakses, dan mengelola risiko.
(3)   Event identification (Identifikasi risiko)
Komponen ini mengidentifikasi kejadian-kejadian potensial baik yang terjadi di lingkungan internal maupun eksternal organisasi yang mempengaruhi strategi atau pencapaian tujuan dari organisasi. Kejadian tersebut bisa berdampak positif (opportunities), namun dapat pula sebaliknya atau negative (risks).
(4)   Risk assessment (Penilaian risiko)
Komponen ini menilai sejauhmana dampak dari events (kejadian atau keadaan) dapat mengganggu pencapaian dari objectives.
(5)   Risk response (Sikap atas risiko)
Organisasi harus menentukan sikap atas hasil penilaian risiko. Risk response dari organisasi dapat berupa: (1) avoidance, yaitu dihentikannya aktivitas atau pelayanan yang menyebabkan risiko; (2) reduction, yaitu mengambil langkah-langkah mengurangi likelihood atau impact dari risiko; (3) sharing, yaitu mengalihkan atau menanggung bersama risiko atau sebagian dari risiko dengan pihak lain; (4) acceptance, yaitu menerima risiko yang terjadi (biasanya risiko yang kecil), dan tidak ada upaya khusus yang dilakukan.
(6)   Control activities (Aktifitas-aktifitas pengendalian)
Komponen ini berperanan dalam penyusunan kebijakan-kebijakan (policies) dan prosedur-prosedur untuk menjamin risk response terlaksana dengan efektif. Aktifitas pengendalian memerlukan lingkungan pengendalian yang meliputi: (1) integritas dan nilai etika; (2) kompetensi; (3) kebijakan dan praktik-praktik SDM; (4) budaya organisasi; (5) filosofi dan gaya kepemimpinan manajemen; (6) struktur organisasi; dan (7) wewenang dan tanggung jawab.
(7)   Information and communication (Informasi dan komunikasi)
Fokus dari komponen ini adalah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak terkait melalui media komunikasi yang sesuai. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penyampaiaan informasi dan komunikasi adalah kualitas informasi, arah komunikasi, dan alat komunikasi.
(8)   Monitoring
Monitoring dapat dilaksanakan baik secara terus menerus (ongoing) maupun terpisah (separate evaluation). Aktifitas monitoring ongoing tercermin pada aktivitas supervisi, rekonsiliasi, dan aktivitas rutin lainnya.
9. Tahapan kerja dalam manajemen resiko
a)      Identifikasi Risiko
Proses ini meliputi identifikasi risiko yang mungkin terjadi dalam suatu aktivitas usaha. Identifikasi risiko secara akurat dan komplet sangatlah vital dalam manajemen risiko. Salah satu aspek penting dalam identifikasi risiko adalah mendaftar risiko yang mungkin terjadi sebanyak mungkin.
Teknik-teknik yang dapat digunakan dalam identifikasi risiko antara lain:
· Brainstorming
· Survei
· Wawancara
· Informasi historis
· Kelompok kerja, dll.
b)      Pengukuran risiko
Pengukuran risiko dilakukan dengan cara melihat potensial terjadinya seberapa besar severity (kerusakan) dan probabilitas terjadinya risiko tersebut.
c)      Pengelolaan risiko
10.  Kecerdasan finansiil adalah kecerdasan untuk mengelola sumber daya potensial menjadi kekayaan riel, kemudian mengolah kekayaan menjadi kekayaan yang lebih banyak lagi.  KF adalah kemampuan untuk mengenali, menciptakan dan mempraktekkan sistem atau cara untuk mengakumulasi aset.
11.  Cara mangakumulasi kecerdasan finansiil
1.Memilah tujuan Produktif dan Konsumtif.
Tindakan kita sehari-hari yang bersifat mengeluarkan uang, dapat dikategorikan ke dalam dua jenis; Produktif dan Konsumtif. Setelah dipilih ternyata 90% item kegiatan kita adalah aktifitas konsumtif. Untuk itu layaknya kita pertimbangkan apakah uang tersebut memang benar-benar layak dikeluarkan?

2. Membedakan Aset dengan Liabilitas
Pelajaran terpenting dari seorang pakar kecerdasan finansial seperti Kiyosaki adalah teorinya untuk memisahkan antara Aset dengan Liabilitas. Aset adalah harta yang dapat mendatangkan in come, sementara Liabilitas adalah harta yang menguras in come. Banyak Liabilitas yang tampak seolah-olah sebagai Aset, sehingga kita merasa kaya, walau sebenarnya miskin.

3. Memahami Aliran Uang
Orang yang cerdas secara finansial, mampu melihat apa yang tidak dapat dilihat orang awam. Banyak pemain bisnis propersi yang mencari emas tersembunyi. Mereka mencari lahan yang tidak ada nilainya bagi orang lain. Mereka menciptakan lingkungan dan menjualnya dengan mudah.

4. Memiliki Daya Ungkit
Daya ungkit adalah sesuatu yang membuat aset kita akan tumbuh berlipat ganda mengikuti deret waktu. Seorang tukang bakso yang ingin melipat gandakan omzet nya menjadi 200%, ia bisa membuka cabang, termasuk melatih karyawan dan stafnya, menstandarisasi resep dan membuat tampilan outlet dengan cirri khas tertentu. Tak kalah penting, lokasi-lokasi yang dipilih pun harus tepat.

5. Biarkan Uang Bekerja
Kalau sistem sudah bekerja dengan baik, kini waktunya untuk beternak uang. Uang hasil jerihh lelah selama ini, sudah waktunya menjadi aset utama yang memberikan uang tunai. Caranya, sebarkan uang tersebut keberbagai instrument investasi. Sebarkan menurut skala risiko yang di inginkan, guna menghindari total loss. Kita akan memperoleh keuntungan pada saat membeli, bukan pada saat menjual.

6. Ciptakan Aset yang Tidak Bisa Dicuri Orang
Perlu bagi kita untuk menciptakan aset yang tidak bisa dicuri, hilang atau dirampok. Yaitu cara berpikir dan cara bertindak. Boleh saja kita bangkrut total, namun jika kita masih mempertahankan cara berpikir dan bertindak cerdas secara finansial, maka semua yang hilang bisa kembali.

7. Pahami Tanda-tanda Makro Perekonomian.
Mulailah mengamati apa yang terjadi dengan perekonomian makro kita. Indicator-indikator yang harus diamati setiap saat adalah tingkat pertumbuhan ekonomi, kurs rupiah terhadap mata uang asing, laju inflasi, suku bunga perbankan, indeks saham dan tingkat pengangguran.


Selasa, 19 Juni 2012

Senjata Tempur Untuk Mozilla Dan Beberapa Tambahannya

Silahkan anda coba dan cari sendiri::

https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/anonymox/
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/collusion/
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/foxyproxy-standard/
http://download.cnet.com/HTTPS-Everywhere/3000-11745_4-75211397.html
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/greasemonkey/
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/ghostery/
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/adblock-plus/
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/donottrackplus/
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/noscript/
https://addons.mozilla.org/en-us/firefox/addon/fireforce/
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/go2-proxy/

The Tor browser (Do not use add-ons on Tor, they will cancel each other out): https://www.torproject.org/projects/torbrowser.html.en

Android Tor “Orbot”: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.torproject.android&hl=en

A less popular alternative browser: http://jondofox.downloadaces.com/

IP Check: http://ip-check.info/?lang=en

Proxy servers: http://anon-proxies.com/
http://learn4programming.blogspot.co.uk/2012/05/create-your-own-proxy-server-site-and.html

Guide for setting up your computer for anonymous browsing: http://anonsource.org/p/content/content.php?content.42.1

& a similar, but different guide: http://pastehtml.com/view/1dzt3z4.html
&  https://docs.google.com/file/d/0BwR3TSWWgWpINTMxNDNhNGYtOGNkNi00OWMyLTgwZTAtMmRkNWY1NDE1ZmZj/edit?pli=1

IRC Chat: http://search.mibbit.com/channels/AnonOps

Lots of links: http://anoncentral.tumblr.com/post/13668725384/adventures-in-hacking-programming-links-and
http://www.cyberguerrilla.org/?p=3366

Search Engine: http://duckduckgo.com/

Free VPN: http://incloak.com/premium/demo/
http://null-byte.wonderhowto.com/blog/chain-vpns-for-complete-anonymity-0131368/
http://hamachi.en.softonic.com/
http://proxpn.com/
https://www.vpnreactor.com/
http://hotspotshield.com/

Alternative DNS System: http://dnsreactor.net/
(http://dnsreactor.net/dns_setup.html)

Twitter bot: https://www.youtube.com/watch?v=W_i-nhP4cBY
https://www.youtube.com/watch?v=Ue3k8COiw8M

Torrent stuff : http://www.bitcomet.com/doc/download.php
http://download.cnet.com/uTorrent/3000-2196_4-10528327.html
https://thepiratebay.se/
https://isohunt.com/

Programming: http://www.linuxtopia.org/online_books/index.html
http://newdata.box.sk/bx/c/ (It takes 10,000 hours of practice to be ‘good’ at something, but the 21 days is an okay start^)http://www.class-central.com/
https://www.coursera.org/

Practice: http://www.hackthissite.org/
http://www.amarjit.info/
http://devils-arena.com/category/hacking-tutorials/
http://www.o2tricks.in/

Selamat Mencoba

Selasa, 24 April 2012

SOAL KEWIRAUSAHAAN


  1. Jelaskan cara melahirkan ide-ide baru dan mentransfer ide-ide tersebut menjadi peluang?
  2. Sebutkan beberapa sumber peluang potensial kewirausahaan dan cara peluang tersebut dapat diperoleh?
  3. Hakikat kewirausahaan adalah kemampuan. Kompetensi apa yang harus dimiliki oleh seseorang wirausaha?
  4. Untuk memiliki kompetensi tertentu, wirausaha harus memiliki pengetahuan dan keterampilan. Jelaskan pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki seseorang untuk menjadi wirausaha yang tangguh dan sukses?
Jawaban::

1.  Ide baru? Dengan cara mengidentifikasi dan mengevaluasi semua resiko;
  • Mengurangi kemungkinan resiko yang melalui strategi yang proaktif.
  • Menyebarkan resiko pada aspek yang paling mungkin.
  • Mengelola resiko yang mendatangkan nilai atau manfaat.
      Ide menjadi peluang,??
  • Ide dapat digerakkan secara internal melalui perubahan cara-cara / metode yang labih baik untuk melayani dan memuaskan pelanggan dalam memenuhi kebutuhannya. 
  • Ide dapat dihasilkan dalam bentuk produk dan jasa baru. 
  • Ide dapatdihasilkan dalam bentuk modifikasi pekerjaan yang dapat dilakukan atau cara melakukan suatu pekerjaan.
 2. a). Menciptakan Produk Baru dan Berbeda
"Produk dan jasa yang dibuat harus menciptakan nilai bagi pembeli, untuk itu wirausaha harus benar-benar mengenal perilaku konsumen di pasar."
#Untuk memperoleh peluang ini sangat bergantung pada kemampuan wirausaha untuk menganalisa pasar, meliputi beberapa aspek :
  • Kemampuan menganalisis demografi pasar 
  • Kemampuan menganalisis sifat serta tingkah laku pesaing
  • Kemampuan menganalisis keunggulan bersaing dan kevakuman pesaing yg dapat dijadikan sebagai peluang.
     b). Mengamati Pintu Peluang
"Wirausaha harus mengamati potensi-potensi yang dimiliki pesaing,; misalnya kemungkinan pesaing mengembangkan produk baru, pengalaman keberhasilan dalam mengembangkan produk baru, dukungan keuangan, dan keunggulan-keungulan yang dimiliki pesaing di pasar."
#dapat diperoleh dengan cara::
  • Produk baru harus segera dipasarkan dalam jangka waktu yang relatif singkat.
  • Kerugian teknik harus rendah.
  • Bila pesaing tidak begitu agresif untuk mengembangkan strategi produknya.
  • Pesaing tidak memiliki teknologi yang canggih.
  • Pesaing sejak awal tidak memiliki strategi dalam mempertahankan posisi pasarnya.
  • Perusahaan baru memiliki kemampuan dan sumber-sumber untuk menghasilkan produk barunya.
     c). Analisis produk dan proses produksi secara mendalam 
"Analisis ini sangat penting untuk menjamin apakah jumlah dan kualitas produk yang dihasilkan memadai atau tidak"
     d). Menaksir biaya awal, "Yaitu biaya awal yang diperlukan oleh usaha baru." 
     e). Memperhitungkan Resiko yang Mungkin Terjadi
  • Resiko pesaing adalah kemampuan dan kesediaan pesaing untuk mempertahankan posisi pasarnya. 
  • Resiko teknik adalah kegagalan dalam proses pengembangan produk. 
  • Resiko finansial adalah kegagalan yang timbul akibat ketidakcukupan dana.
 3.  Kompetensi yang harus dimiliki oleh seseorang wirausaha:  
  • Knowing your business, yaitu harus mengetahui usaha apa yang akan dilakukan.
  • Knowing the basic business management, yaitu mengetahui dasar-dasar pengelolaan bisnis.
  • Having the proper attitude, yaitu memiliki sikap yang benar terhadap usaha yang  dilakukannya.
  • Having adequate capital, yaitu memiliki modal yang cukup.
  • Managing finances effectively, yaitu memiliki kemampuan mengatur/ mengelola keuangan secara efektif dan efisien, mencari sumber dana dan menggunakannya secara tepat, serta mengendalikannya secara akurat.
  • Managing time efficiently, yaitu kemampuan mengatur waktu seefisien mungkin.
  • Managing people, yaitu kemampuan merencanakan, mengatur, mengarahkan, menggerakan (memotivasi), dan mengendalikan orang-­orang dalam menjalankan perusahaan.
  • Satisfying customer by providing high, quality product, yaitu rmemberi kepuasan kepada pelanggan dengan cara menyediakan barang dan jasa yang bermutu, bermanfaat, dan memuaskan.
  • Knowing how to compete, yaitu mengatahui strategi/cara bersaing. Wirausaha harus dapat menganalisis SWOT dalam diri dan pesaingnya.
  • Copying with regulations and paperwork, yaitu pedoman yang jelas (tersurat, tidak tersirat).
 4. Pengetahuan dan keterampilan untuk menjadi wirausaha yang tangguh dan sukses
Pengetahuan;;
  • Technical competence, yaitu memiliki kompetensi dibidang rancang bangun yang akan dipilih.
  • Marketing competence, yaitu memiliki kompetensi dalam menemukan pasar yang cocok, mengidentifikasi pelanggan, dan menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Ia juga harus mengetahui bagaimana menemukan peluang pasar yang spesifik, misalnya pelanggan dan harga khusus yang belum dikelola pesaing.
  • Financial competence, yaitu memiliki kompetensi dalam bidang keuangan, mengatur pembelian, penjualan, pembukuan, dan perhitungan lab/rugi.
  • Human relation competence, yaitu kompetensi dalam mengembangkan hubungan personal, seperti kemampuan berelasi dan menjalin kemitraan antar perusahaan.
 Keterampilan;;
  • keterampilan konseptual dalam mengatur strategi dan memperhitungkan resiko,
  • keterampilan kreatif dalam menciptakan nilai tambah,
  • keterampilan dalam memimpin dan mengelola,
  • keterampilan berkomunikasi dan berinteraksi,
  • keterampilan tehnik dalam bidang usaha yang dilakukan.

Senin, 16 April 2012

SOAL KEWIRAUSAHAAN

  1. Jelaskan gambaran profil kewirausahaan dilihat dari segi fungsi dan perannya?
  2. Jelaskan perbedaan antara fungsi makro dan fungsi mikro dalam kewirausahaan?
  3. Apa beda fungsi penemu dan perencana dalam kewirausahaan?
  4. Apa persyaratan yang diperlukan wirausaha agar dapat bersaing dipasar global, apa beda keunggulan kompetitif dan komparatif?
  5. Gambarkan mengenai tantangan global yang dihadapi oleh wirausaha khususnya dan dalam pengembangan SDM umumnya?
 Jawaban:::
 
1. Pengelompokkan  kewirausahaan  berdasarkan  intensitas pekerjaan  dan  status  (Zimerer, 1996):
  • Wirausaha paruh waktu:: Wirausaha  yang  melakukan  usahanya  hanya  sebagian  waktu saja  sebagai  hobi. Kegiatan bisnis biasanya hanya bersifat sampingan.
  • Wirausaha berdasarkan tempat tinggal:: Usaha yang dirintis dari rumah/tempat tinggalnya.
  • Wirausaha keluarga:: Usaha   yang   dilakukan/dimiliki   oleh   beberapa   anggota keluarga   secara   turun temurun.
  • Wirausaha patungan bersama:: Usaha  yang  dilakukan  oleh  dua  orang  wirausaha  yang bekerjasama sebagai pemilik dan menjalankan usaha bersama-sama.
    Berdasarkan perannya wirausaha dapat dibagi menjadi :
  • Wirausaha rutin:: Wirausaha yang dalam melakukan kegiatan sehari-harinya cenderung menekankan pada pemecahan masalah dan perbaikan standar prestasi tradisional. Menghasilkan barang, pasar dan teknologi.
  • Wirausaha arbitrase:: Wirausaha yang selalu mencari peluang melalui kegiatan penemuan (pengetahuan) dan  pemanfaatan  (pembukaan). Kegiatan  ini  tidak  perlu  melibatkan  pembuatan barang dan tidak perlu menyerap dana pribadi.
  • Wirausaha inovati:: Wirausaha yang menghasilkan ide-ide dan kreasi baru yang
    berbeda. 
    Dilihat dari segi fungsi:
  1. Fungsi makro:: secara makro wirausaha berperan sebagai penggerak, pengendali, dan pemacu
    perekonomian suatu bangsa.
     
  2. Fungsi mikro:: secara mikro peran wirausaha adalah penanggung risiko dan ketidakpastian, mengombinasikan sumber-sumber ke dalam cara yang baru dan berbeda untuk menciptakan nilai tambah dan usaha-usaha baru.
2. Perbedaan antara fungsi makro dan fungsi mikro dalam kewirausahaan:
Fungsi makro:: secara makro wirausaha berperan sebagai penggerak, pengendali, dan pemacu
perekonomian suatu bangsa.
Secara detail fungsinya:
  • dapat memperkokoh perekonomian nasional melalui berbagai keterkaitan usaha
  • dapat meningkatkan efisiensi ekonomi khususnya dalam menyerap sumber daya yang ada
  • sebagai sarana pendistribusian pendapatan nasional, alat pemerataan berusaha dan pendapatan.
Fungsi mikro:: secara mikro peran wirausaha adalah penanggung risiko dan ketidakpastian, mengombinasikan sumber-sumber ke dalam cara yang baru dan berbeda untuk menciptakan nilai tambah dan usaha-usaha baru.
3. Deda fungsi penemu dan perencana dalam kewirausahaan 
Fungsi penemu:
               a). Menciptakan produk baru
               b). Menciptakan teknologi baru
               c). Menciptakan ide-ide baru
               d). Menciptakan organisasi usaha baru
Fungsi perencana:
               a). Merancang perencanaan perusahaan
               b). Merancang strategi perusahaan
               c). Merancang ide-ide dalam perusahaan
               d). Merancang organisasi perusahaan.

4. Syarat yang diperlukan wirausaha agar dapat bersaing dipasar global:
  • memiliki sikap mental yang positif
  • memiliki keahlian dibidangnya
  • mempunyai daya pikir yang kreatif
  • inovatif (mencoba hal-hal yang baru)
  • motivasi (memiliki semangat juang)
  • mampu mengantisipasi berbagai resiko dan persaingan
  • memperhatikan keadaan pasar
  • manajemen yang baik
Perbedaan keunggulan kompetitif dengan keunggulan komparatif
Keunggulan kompetitif : keunggulan yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain / pesaing.
Keunggulan komparatif::  suatu keunggulan yang dimiliki oleh suatu organisasi untuk dapat membandingkannya dengan yang lainnya.

5. Tantangan global yang dihadapi oleh wirausaha::
  • tidak merusak harga pasar lokal
  • kualitas harus lebih baik
  • sarana media pemasaran harus lebih luas
  • pembungkusan produk haus diperhatikan
 
    Tantangan dalam pengembangan SDM::
  1. Tantangan persaingan global
  2. Tantangan pertumbuhan penduduk
  3. Tantangan keaneragaman angkatan kerja
  4. Tantangan etika
  5. Tantangan gaya hidup dan kecenderungan
  6. Tantangan kemajuan teknologi
  7. Tantangan tanggung jawab social
  8. Tantangan pengangguran

Selasa, 10 April 2012

SOAL KEWIRAUSAHAAN

  1. Jelaskan faktor - faktor yang menjadi pemicu kewirausahaan?
  2. Gambarkanlah langkah-langkah menuju kewirausahaan agar berhasil?
  3. Apa yang menjadi faktor pendorong dan penghambat keberhasilan berwirausaha?
  4. Jenis-jenis wirausaha antara lain wirausaha handal, wirausaha tangguh, dan wirausaha unggul. Jelaskan?
  5. Sebutkan kelemahan-kelemahan wirausaha indonesia?
Jawaban::  
1. Faktor eksternal meliputi lingkungan ialah peluang, model peran, aktivitas, pesaing, inkubator, sumber daya, dan kebijakan pemerintah. Faktor internal meliputi hak kepemilikan, kemampuan, dan insentif.
2. Gambaran menuju kewirausahaan agar berhasil ::
- Bekal pengetahuan mengenai usaha yang akan dimasuki / dirintis dan lingkungan usaha yang ada.
- Bekal Pengetahuan tentang peran dan tanggung jawab
- Bekal Pengetahuan tentang manajemen dan organiasi bisnis

Bekal keterampilan yang harus dimiliki wirausaha meliputi :
- Bekal keterampilan konseptual dalam mengatur strategi dan memperhitungkan resiko
- Bekal keterampilan kreatif dalam menciptakan nilai tambah
- Bekal Keterampilan dalam memimpin dan mengelola
- Bekal keterampilan berkomunikasi dan berinteraksi
- Bekal keterampilan teknik usaha yang akan dilakukannya
3. Faktor pendorong::
  1. Kemampuan dan kemauan. Orang yang tidak memiliki kemampuan tetapi banyak kemauan dan orang yang memiliki kemauan tetapi tidak memiliki kemampuan, keduanya tidak akan menjadi wirausaha yang sukses.
  2. Tekad yang kuat dan kerja keras. Orang yang tidak memiliki tekad yang kuat tetapi mau bekerja keras dan orang yang suka bekerja kera tetapi tidak memiliki tekad yang kuat, keduanya tidak akan menjadi wirwusaha yang sukses.
  3. Mengenal peluang yang ada dan berusaha meraihnya ketika ada kesempatan.
    Faktor penghambat::
  1. tidak kompeten dalam hal manajerial
  2. kurang berpengalaman, baik dalam kemampuan teknik.
  3. kurang dapat mengendalikan keuangan
  4. gagal dalam perencanaan
  5. lokasi kurang memadai
  6. kurangnya pengwasan peralatan
  7. sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha
  8. ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewirausahaan
4. *Wirausaha handal adalah wirausaha yang memiliki semangat, sikap, prilaku dan kemampuan kewirausahaan yang cukup baik untuk mendirikan, memiliki dan mengelola perusahaan yang resikonya tidak begitu besar dan kegiatan usahanya belum begitu komplek.
*Wirausaha tangguh adalah wirausaha yang memiliki semangat, sikap, prilaku dan kemampuan kewirausahaan yang cukup baik untuk mendirikan, memiliki dan mengelola perusahaan yang resikonya cukup besar dan kegiatan usahanya cukup komplek.
*Wirausaha unggul adalah wirausaha yang memiliki semangat, sikap, prilaku dan kemampuan kewirausahaan yang cukup baik untuk mendirikan, memiliki dan mengelola perusahaan yang resikonya besar dan kegiatan usahanya komplek. 
 5.  kelemahan wirausaha indonesia::
  • Sifat mentalitet yang meremehkan mutu 
  • Sifat mentalitet yang suka menerabas 
  • Sifat tidak percaya pada diri sendiri 
  • Sifat tidak berdisiplin murni 
  • Sifat mentalitet yang suka mengabaikan tanggunjawab yang kokoh

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international voip calls